Ibu Bekerja: Pengasuh vs Daycare

Bicara mengenai dinamika ibu bekerja memang selalu menarik. Terutama di seputar cerita mengenai pengasuhan anak. Kepada siapa anak dititipkan ketika ibu bekerja selalu menjadi diskusi seru. Apalagi pada masa-masa kritis setelah selesai lebaran seperti sekarang ini. Hehehe… Dimana ibu sudah harus kembali bekerja sementara belum mendapat pengasuh baru untuk si kecil yang sreg di hati.

Mencari pengasuh ideal untuk si kecil belakangan ini memang semakin nggak mudah. Apabila usia anak masihg balita, paling aman memang mencari pengasuh anak di yayasan penyalur babysitter yang kredibel dan bonafide. Pada yayasan yang seperti ini, biasanya sang pengasuh sudah m,endapatkan berbagai pelatihan untuk mengasuh anak. Hanya saja memang biaya yang kita keluarkan mungkin cukup besar apabila mengambil pengasuh dengan ijasah atau sertifikat mengasuh anak di yayasan yang kredibel. Tapi apabila ayah dan ibu bekerja, apalagi tidak ada keluarga dekat dirumah yang bisa diandalkan untuk memantau si kecil, ini adalah satu-satunya cara yang paling aman.

Walaupuin memiliki kriteria pengasuh ideal, kita tetap harus memiliki toleransi yang tinggi terhadap sang pengasuh apabila cara mengasuhnya nggak sesuai dengan keinginan kita. Minimal sang pengasuh memiliki sikap yang ceria dan tidak pemurung juga senang saat bersama anak-anak. Dengan modal ini, kemudian dengan pengetahun tambahan dan informasi-informsi dari kita, kita biusa berharap sang pengasuh bisa mengajarkan hal yang positif terhadap anak kita. Untuk memperkecil rasa khawatir kita saat menitipkan anak dirumah bersama pengasuh, kita bisa memonitor kegiatan mereka dirumah memnggunakan kamera CCTV. Tapi jangan lupa untuk menginformasikan kondisi ini kepada pengasuh agar ia tahu bahwa kita tetap memantau kegiatannya selama dirumah bersama anak. Jangan gunakan kamera CCTV sebagai alat untuk menjebak atau memergoki perilaku buruk pengasuh. Karena ini justru akan membuat kita jadi semakin khawatir. 

Wajar saja jika kita mulai ikut merasa khawatir dengan berita-berita seputar kejahatan yang dilakukan pengasuh terhadap anak yang beredar di media massa. Tentunya kita nggak ingin kejaian yang bikin hati merasa m iri ini terjadi pada kita. Walaupun kita menggunakan jasa pengasuh, memang idealnya tetap ada keluarga atau kerabat dekat yang bisa memantau aktifitas anak kita dirumah. Tapi kalau kondisi tetap menuntut kita untuk bekerja, sementara nenek-kakek, om-tante, tidak bisa membantu kita untuk memantau aktifitas anak-anak dirumah, dan kita merasa khawatir m eninggalkan anak dirumah hanya dengan bebisitter, menitipkan anak di daycare bisa jadi alternatif yang layak untuk dipertimbangkan.

Masyarakat di Indonesia mungkin belum terbiasa menitipkan anak di daycare atau tempat penitipan anak. Tapi pertama-tama ibu bekerja boleh memulai mencari informasi lebih lanjut mengenai daycare. Di internet sudah mulai banyak bertebaran informasi seputar plus-minus menitipkan anak di tempat penitipan anak. Beberapa kelebihan menitipkan anak di daycare adalah biasanya daycare memiliki staf yang punya dasar pendidikan anak sekaligus ilmu kesehatan anak yang disupervisi langsung oleh pen gelola daycare tersebut. Daycare juga memiliki program aktifitas yang terprogram yang bisa mendukung pertumbuhan dan perkembangan anak-anak yang pastinya berbeda dengan aktifitas dirumah yang cenderung monoton dan itu-itu saja.  Biasanya lembaga penitipan anak men erapkan kurikulum Pendidikan Anak Usia Dini atau PAUD. 

Di daycare, anak juga akan belajar berinteraksi dan beradaptasi dengan lingkungan baru yang memiliki suasana yang baru dan juga bertemu dan mengenal anak-anak seusianya. Selain itu, karena daycare memiliki staf lebih dari satu, maka an ak nggak akan hanya lekat dengan satu orang seperti dengan pengasuh dirumah. Maka ketika sudah dirumah bersama dengan orang tua, orang tua memiliki lebih bayak kesempatan untuk membangun kelekatan dengan anaknya setelah seharian berpisah. 

Nah, untuk ibu bekerja, ini adalah saat yang tepat untuk memutuskan kemana tempat terbaik untuk menitipkan anak sementara ketika kita harus pergi bekerja. Kepada pengasuh dirumah, atau mencoba daycare? Jangan takut, karena nggak ada satupun jawaban yang benar atau salah. Tiap keluarga memiliki kondisi yang unik dan spesifik. Kita bisa mengambil keputusan yang tepat, yang tentunya sesuai dengan kondisi keluarga kita yang unik. Selamat memilih ya bu...

You are here: Home Kids Health Ibu Bekerja: Pengasuh vs Daycare