Anak Kreatif Karena Bosan

Saya tertarik dengan pernyataan Kim Raver, seorang aktris dari Amerika yang kira-kira begini: “I think it’s necessary to let kids get bored once in a while. That’s how they learn to be creative.”. Aaaaaah, setuju banget dengan pernyataan ini! Dulu saya takut banget kalau anak-anak bosen. Sampai akhirnya rumah saya lengkapi dengan tv, gadget, video game, dan juga berbagai mainan untuk anak-anak. Kalau gadget nya rusak, buru-buru saya perbaiki takut anak bosan dan mati gaya nggak tau mau ngapain dirumah.

Sampai akhirnya saya punya pengalaman yang mirip-mirip dengan pernyataan mbak Kim nih, Parents. Jadi, pada suatu hari, Raka malas bangun pagi dan memutuskan untuk nggak sekolah. Sementara dia tahu persis peraturan di rumah kami bahwa kalau memutuskan nggak sekolah, apapun alasannya, termasuk sakit, tandanya  ia tidak bisa menikmati fasilitas dirumah seperti nonton tv, main game, dan juga bermain dengan mainannya sampai waktunya jam pulang sekolah. Setelah melalui beberapa jam penuh dengan kebosanan, akhirnya Raka menemukan ide untuk membuat akuarium dari botol air mineral yang diisi kertas bekas dan juga air. Wah! Terus terang saya kaget! 

Terbukalah mata saya lebar-lebar bahwa nggak salah juga terkadang membuat anak merasa bosan. Nggak perlu merasa berdosa juga membuat anak berada pada situasi yang membosankan. Karena justru ketika anak bosan, anak jadi berpikir untuk menemukan cara mengisi waktunya yang kosong dan membosankan. Dari situ muncul ide-ide kreatif yang murni hadir dari buah pemikirannya. Sehingga dari situ kita jadi bisa tahu, apa sih sesungguhnya minat anak? 

Seringkali memang kita, orang tuanya yang sibuk mencari ide untuk mengisi waktu luang anak. Dari mengajaknya bermain, mencarikannya berbagai aktifitas untuk menyalurkan hobinya, mengajaknya ke playground, sampai mengajaknya liburan. Tapi,ternyata apabila kita nggak pernah memberikan kesempatan pada anak untuk memikirkan sendiri cara untuk mengisi waktunya, maka anak jadi nggak pernah belajar untuk melakukan hal ini untuk diri mereka sendiri. Mungkin anak-anak akan melalui fase bete dengan memperlihatkan wajah yang cemberut bahkan ada yang sampai menangis. Tapi nggak apa-apa. Justru jika kita menempatkan anak pada situasi yang membosankan, anak jadi punya waktu lebih banyak untuk merenungkan kehidupannya. 

Tiba-tiba saya punya ide untuk memberlakukan hari tanpa gadget, tv dan mainan. Seminggu sekali aja dulu. Parents juga boleh lho kalau mau melakukan hal yang sama kepada anak-anak dirumah. Untuk awal, kita bisa membantu anak untuk menemukan aktifitas yang seru seperti memasak sendiri makanannya, atau membuat mainan dari barang-barang bekas yang ada dirumah. Coba deh kita lihat, hal kreatif apa yang muncul dari ide-ide cemerlangnya? Jangan lupa share ceritanya di instagram @ParenThink atau instagram saya juga boleh di @monaratuliu . Parents pasti terkesima deh dengan kreatifitas dan imajinasi mereka yang nggak ada habisnya! 

You are here: Home Kids Health Anak Kreatif Karena Bosan