kids health

Si Kecil Takut Bertemu Orang Baru.

Lebaran adalah momen yang paling ditunggu-tunggu untuk berkumpul dengan keluarga yang sudah lama tidak bertemu. Untuk kita, mungkin bertemu dengan banyak orang disaat lebaran adalah kebahagiaan. Namun bagi sebagian ibu, momen ini adalah momen yang menggemaskan, apalagi saat melihat si kecil yang manis dan lucu tiba-tiba berubah menjadi rewel ketika bertemu dengan banyak orang. Nggak perlu terlalu cemas, apalagi buru-buru mencap si kecil tidak bisa bergaul dengan orang lain ya parents. Untuk anak balita, terutama bagi si kecil yang berusia dibawah 2 tahun, sangat wajar ketika merasa sangat takut ketika bertemu dengan wajah-wajah yang asing baginya. Ini adalah normal, dan bahkan memang bagian dari perkembangan si kecil yang tidak dapat dihindari.

Read more: Si Kecil Takut Bertemu Orang Baru.

Anak Belajar Peduli

Momen lebaran kemarin adalah momen bertemunya kita dengan kerabat yang lebih tua. Saya banyak menyaksikan kejadian-kejadian seru nih pada momen ini. Terutama ketika para orang tua yang memiliki harapan yang cukup tinggi kepada anak agar bersikap manis kepada para kerabat yang jauh lebih tua. Sementara sikap anak-anak yang masih mementingkan diri sendiri sering nkali membuat orang tua menjadi kecewa. Salah satu contohnya ketika saya melihat salah seorang ponakan saya. Si kakak sedang asik duduk sambil makan, datanglah salah satu eyangnya yang sudah lama nggak ketemu. Karena tempat duduk saat itu penuh, akhirnya si ibu meminta kakak untuk memberikan tempat duduk pada eyang. Si anak yang sedang asik duduk menolak, dan akhirnya ibu meminta anak untuk peduli dengan eyang yang jauh lebih tua dengan sedikit memaksa, “Ayo dong kak! Ih kok kakak gitu sih?! Eyang kan mau duduk. Kasihan dong eyang kalau bediri terus. Ayo gantian duduknya sama eyang!”. Karena si kakak masih juga menolak, akhirnya si ibu menarik kakak agar berdiri. Adegan tersebut berending: kakak sebel sama si ibu, ibu lebih sebel lagi dengan kelakuan si anak, hehehe.

Read more: Anak Belajar Peduli

Ibu Bekerja: Pengasuh vs Daycare

Bicara mengenai dinamika ibu bekerja memang selalu menarik. Terutama di seputar cerita mengenai pengasuhan anak. Kepada siapa anak dititipkan ketika ibu bekerja selalu menjadi diskusi seru. Apalagi pada masa-masa kritis setelah selesai lebaran seperti sekarang ini. Hehehe… Dimana ibu sudah harus kembali bekerja sementara belum mendapat pengasuh baru untuk si kecil yang sreg di hati.

Mencari pengasuh ideal untuk si kecil belakangan ini memang semakin nggak mudah. Apabila usia anak masihg balita, paling aman memang mencari pengasuh anak di yayasan penyalur babysitter yang kredibel dan bonafide. Pada yayasan yang seperti ini, biasanya sang pengasuh sudah m,endapatkan berbagai pelatihan untuk mengasuh anak. Hanya saja memang biaya yang kita keluarkan mungkin cukup besar apabila mengambil pengasuh dengan ijasah atau sertifikat mengasuh anak di yayasan yang kredibel. Tapi apabila ayah dan ibu bekerja, apalagi tidak ada keluarga dekat dirumah yang bisa diandalkan untuk memantau si kecil, ini adalah satu-satunya cara yang paling aman.

Read more: Ibu Bekerja: Pengasuh vs Daycare

You are here: Home Kids Health