Agar Anak Selalu Senang Membaca

Anak Anda senang membaca di usia SD? Jangan senang dulu, karena faktanya memang anak-anak yang gemar membaca pada usia SD rata-rata mengalami penurunan minat membaca pada usia remaja. Padahal buku adalah sumber informasi yang lebih aman dibanding mencari informasi lewat internet. Saat anak mencari informasi lewat internet, tak sedikit situs-situs yang isinya kurang baik untuk anak-anak ikut bermunculan. Ketika anak gemar membaca buku, kita tinggal menyortir buku-buku apa saja yang baik untuk dibaca anak-anak sesuai dengan umur dan juga kebutuhannya. Atau kita tetap bisa mempergunakan internet untuk mencari bahan bacaan seru untuk anak-anak, namun hasilnya perlu kita print agar anak tetap membacanya dalam bentuk hard copy.

Cara yang paling efektif untuk menjaga minat membaca anak-anak agar tetap konsisten sih memang memberi contoh perilaku membaca yang konsisten juga pada anak. Selain itu tentu saja meminimalkan penggunaan teknologi sehari-hari pada mereka. Walaupun orang tua selalu mencontohkan kebiasaan membaca seiap hari, namun bisa jadi anak tetap lebih tertarik menggunakan gadget daripada ikut membaca dengan orang tua. Padahal gadget pada anak dan remaja cenderung digunakan untuk bermain game daripada membaca informasi. 

Namun, memelihara minat membaca pada anak harus dengan berbagai cara yang menyenangkan. Jangan sampai anak menilai kegiatan membacar dirumah sebagai kegiatan yang membosankan. Karena itu saya selalu membuat kemasan menarik untuk “library fun time” di rumah. Saya mencari lagu anak yang seru tentang membaca di youtube, kemudian selalu memasangnya terlebih dahulu untuk mengajak anak-anak mauk pada “library fun time”. Saat anak mulai tampak bosan dengan kegiatan membaca di kamar, saya mulai mencari tempat membaca yang agak ‘ajaib’ agar kegiatan membaca ini selalu jadi kegiatan menarik yang ditunggu-tunggu. Misalnya membaca didalam selimut menggunakan senter, membaca dikolong meja makan, di tangga rumah, di halaman belakang, dan sebagainya. 

Saat anak belum memiliki minat untuk membaca bukunya sendiri, kita bisa terus membacakan untuk mereka dengan suara yang keras dan juga ekspresi yang seru. Sesekali kita bisa membelokkan isi cerita sesuai imajinasi anak-anak.Namun, selain membacakan cerita, ada banyak kegiatan membaca lainnya. Seperti membaca subtitle di televisi saat kegiatan menonton tv bersama. Bisa juga mengunjungi perpustakaan dan juga toko buku. Atau membuat klub buku sebagai tema playdate misalnya. Namun dalam kegiatan membaca, jangan lewatkan obrolan menarik lainnya. Orang tua  bisa menggali lebih dalam kepada anak tentang tema yang dibaca agar lebih tahu bagaimana sudut pandang Si Kecil mengenai cerita yang dibacakan. Bisa juga tanyakan tentang siapa karakter favoritnya? Apa yang akan ia lakukan apabila menjadi karakter tersebut? Rasanya bagaimana? Hal apa yang mungkin terjadi setelahnya? Apakah Si Kecil menyukai bukunya? Juga ajak mereka menemukan kosa kata baru untuk memperkaya kemampuan berbahasanya. 

Namun yang terpenting adalah jangan sampai kegiatan membaca menjadi sebuah keharusan yang membebani anak. Pilih tema yang disukai anak-anak dan jangan lupa untuk selalu membangun suasana yang menyenangkan agar anak selalu memiliki kesan yang menyenangkan saat membaca. Kembali lagi, ketika berbicara tentang membangun kebiasaan baik pada anak, termasuk tentang membangun minat membaca, kata kuncinya adalah KONSISTEN.  Sudah siap?

You are here: Home Parenting Agar Anak Selalu Senang Membaca