Agar Anak Tidak Telat Bicara

Orang tua mana sih yang nggak panik kalau melihat anak batita lain dengan usia yang sama sudah  mulai bicara, tapi anaknya belum jug mengeluarkan sepatah kata pun. Belakangan ada seorang teman yang bertanya dengan raut wajah yang panik karena ia merasa anaknya telat bicara. Kalau Parents mengalami hal yang sama, langkah pertama tentunya konsultasikan langsung dengan dokter anak yang akan langsung mengecek kondisi anak kita. Namun, memang ada beberapa hal yang perlu kita ketahui bahwa kadang perilaku kita di rumah membuat anak batita merasa bingung untuk memahami dan akhirnya mengalami keterlambatan dalam berbicara. Coba simak beberapa tips penting di bawah ini ya, Parents!

  1. Tentunya apabila kita ingin anak kita lancar berbicara, kitapun harus sering mengajaknya berkomunikasi. Nah, kalau bingung mau ngobrol apa, ajak Si Kecil bernyanyi atau bacakan cerita. Tapi, jangan gunakan kata atau kalimat rumit yang terlalu panjang. Pilih lagu anak-anak dengan bahasa yang simpel, begitu juga dengan buku ceritanya.
  2. Supaya Si Kecilnggak bingung, gunakan satu bahasa saja sebelum mereka lancar berbicara. Kalau Si Kecilsudah mulai lancar berbicara, sedikit demi sedikit boleh deh mulai kita ajarkan bahasa lain.
  3. Gunakan benda-benda dirumah sebagai alat bantu untuk menambah kosa kata Si Kecil. Ketika ia memegang gelas, bilang padamnya bahwa yang dipegangnya itu adalah gelas. Begitu juga saat ia minum susu, makan buah, mandi, memakai baju, celana, dan lain sebagainya. Sekali lagi, gunakan kalimat pendek yang mudah dipahami oleh Si Kecil,ya!
  4. Saat Si Kecilbelum lancar bicara, kita bisa ajarkan mereka menggunakan ekspresi wajah dan bahasa tubuh untuk berkomunikasi. Ini sangat membantu merekaagar nggak terlalu lama terjebak dalam rasa frustasi akibat sulit mengungkapkan kebutuhannya pada orang lain.
  5. Nah, kita pasti senang sekali kalau Si Kecilmulai membunyikan ocehan dari mulutnya yang menyerupai sebuah kata. Biasanya kata yang ia ucapkan belum sempurna. Misalnya ‘mimik’ yang berarti minum, atau ‘mamam’ yang berarti makan. Ini adalah sebuah progres yang baik untuk Si Kecil. Walaupun pertama kita mendengar bunyi-bunyian itu kita merasa kaget dan lucu, tahaaaan! Jangan tertawa berlebihan ya, Parents. Jangan sampai ekspresi bahagia kita dianggap sedang meledek Si Kecil, hihihi. Khawatirnya, mereka jadi malu untuk mengeluarkan kata-kata barunya lagi.
  6. Walaupun kata yang diucapkan Si Kecilitu lucu dan menggemaskan, jangan ikut-ikutan cadel, Parents! Kita musti tetap menggunakan kata yang sebenarnya untuk bicara dengan mereka. Agar nantinya Si Keciltidak terlalu lama stuck dimasa ‘cadel’-nya. Ajak mereka bermain kata-kata dan koreksi kata-kata yang diucapkannya.
  7. Jangan biarkan Si Kecilbermain gadget dan menonton tv sendirian terlalu lama. Kita tetap perlu mengajaknya berinteraksi bersama saat bermain gadget atau menonton tv, agar mereka tetap aktif berkomunikasi dua arah.
  8. Jangan bandingkan progress anak kita dengan anak lain. Setiap anak punya cerita yang berbeda-beda dalam menjalani proses belajarnya. Ini nggak menandakan anak kita nggak lebih baik dengan anak lain, kok. Terus dampingi anak-anak dengan semangat, dan jangan lupa beri apresiasi berupa senyuman, pelukan atau ciuman setiap anak menunjukkan progres.

Semoga tips ini bisa membantu ya parents. Jangan lupa beri waktu buat anak untuk berproses. Karena nanti pada saatnya anak lancar bicara, jangan-jangan malah kita yang akhirnya kewalahan menjawab berbagai pertanyaan-pertanyaan dari Si Kecil, hihihi.

You are here: Home Parenting Agar Anak Tidak Telat Bicara