Serunya Bikin Kue Lebaran Sendiri

Wah, nggak kerasa lebaran tinggal seminggu lagi. Sudah mulai terbayang deh ramainya tamu yang berdatangan untuk bersilaturahmi, karena memang begitu setiap tahunnya. Udah siapin kue lebaran belum? Kue nastar, kastengel, lidah kucing memang hampir ada di setiap rumah saat lebaran. Dari pada beli, yuk kita membuat kue lebaran sendiri bersama Si Kecil! Memang sih, dapur akan jadi kayak kapal pecah, hehehe.

Tapi, ternyata proses membuat kue bersama punya segudang manfaat lho buat mereka!

Untuk ibu yang punya anak balita di rumah, mengajak anak untuk membuat kue kering bersama ternyata juga bisa menstimulasi motorik halusnya lho! Jadi, nggak usah beli mainan yang terlalu mahal untuk melatih motorik halus anak, deh! Biarkan Si Kecil memegang tepung, gula pasir,gula halus, susu cair, telur, mentega, dan juga memegang adonan yang sudah tercampur. Ajak mereka bersenang-senang sambil menyebut nama masing-masing bahan berikut teksturnya seperti: kasar, halus, lembut, lengket, cair, padat, dan seterusya. Waaaah, sudah terbayang serunya, kan? Selain melatih indera perabanya, keseruan ini juga bisa menambah kosakata dan mengasah kemampuannya dalam berbahasa, lho! 

Beberapa saat lalu, Raka anak kedua saya yang duduk di kelas 2 SD bahkan diberikan PR matematika oleh guru sekolahnya sambil membuat kukis di rumah. Saat mempersiapkan bahan-bahan yang digunakan untuk membuat kukis, dia jadi belajar memahami konsep satuan ukur seperti gram, kilo gram, liter, juga mililiter. Setelah melewati pengalaman seru membuat kue lebaran, anak-anak jadi tahu bentuk sesungguhnya dari 600 gram mentega, 350 gram gula halus, 100 gram keju juga 1 liter susu. Jangan lupa ajak Si Kecil untuk berhati-hati membantu menuangkan bahan-bahan agar tidak berceceran. Tentu tidak akan sempurna, namun usaha mereka untuk menuang dengan hati-hati juga bisa melatih koordinasi antara mata dan tangannya.

Jangan sampai Si Kecil melewatkan bagian paling seru yaitu mencampur, mengaduk dan mencetak kue ya Bu, karena gerakan-gerakan sederhana seperti mengaduk, menggiling, juga mencetak adonan selain bisa menstimulasi motoriknya, juga melatih kekuatan jari dan tangannya. Ini baik untuk kesiapan mereka belajar menulis nanti, lho! Saat Si Kecil mencetak dan membentuk kue, ini sekaligus mengasah kreativitas dan juga imajinasinya. Biarkan ia berkreasi dengan bentuk dan wana yang disukai, karena kesenangan ini juga akan meninggalkan kesan yang mendalam untuknya. 

Memang sih akan sedikit repot dan juga ekstra berantakan. Tentunya ini juga berarti kita akan ekstra capek saat bersih-bersih dapur. Rasanya gemes-gemes sebel kan lihat dapur berantakan? Apalagi untuk sebagian ibu yang mencintai suasana rapih, bersih dan sempurna. Tapi tahukah bu, dari puluhan mainan mahal yang berjejer di kamarnya, jangan-jangan justru memori membuat kue lebaran bersama ibu yang teringat saat Si Kecil dewasa nanti. Nah, tunggu apa lagi? Yuk, ajak mereka bikin kue lebaran bersama!

You are here: Home Parenting Serunya Bikin Kue Lebaran Sendiri