Ajari Si Kecil Hadapi Masalah

Sadar nggak sih kalau sepanjang hidup kita selalu berhadapan dengan masalah? Kalau kita punya cita-cita ingin punya kehidupan yang nggak ada masalahnya sama sekali, udah pasti mustahil. Paling, kita bisa berdoa supaya bisa dihindari dari masalah-masalah besar yang ruwet, walaupun pada kenyataannya kita pasti akan dihadapkan dengan berbagai masalah setiap harinya, meskipun hanya masalah sepele.

 

Apalagi kalau sudah berumah tangga dan punya anak-anak, kayaknya nggak ada satu haripun yang kita hadapi tanpa masalah. Mulai dari sulitnya mencari cara membangunkan Si Kecil untuk sekolah, keran kamar mandi yang rusak, lampu yang mati, telat bayar kartu kredit, jalanan yang macet banget padahal sudah ditunggu klien untuk meeting, deadline kerjan, konflik dengan rekan kerja, salah faham dengan bos, ah pokoknya tiada hari tanpa masalah baru.

Didalam hidup ini, nggak ada satu orangpun yang bisa terhindar dari masalah, termasuk anak-anak. Semakin anak kita beranjak dewasa, ia akan semakin dihadapkan dengan berbagai masalah yang semakin hari semakin pelik. Oleh karena itu, kita harus ingat untuk membekali mereka dengan dengan ilmu yang sudah pasti bermanfaat sepanjang hidupnya, yaitu "Bagaimana cara menghadapi masalah dan mencari solusinya". Gimana sih cara mengajarkan anak untuk menghadapi masalah? Langkah pertama adalah mengikhlaskan hati kita untuk membiarkan anak terlibat dalam permasalahan hidupnya dan menghadapinya sendiri tanpa buru-buru kita bantu.

Sayangnya, banyak orang tua yang nggak tega melihat anaknya terlibat dalam sebuah masalah. Mereka nggak sanggup menahan rasa resah dan was-was saat anak sedang merasa kesulitan, sehingga buru-buru membantu menyelesaikan masalahnya. Bahkan, kalau bisa masalah sudah diselesaikan orang tua sebelum anak menyadari bahwa ia sedang terlibat dalam sebuah masalah. Misalnya, melihat anak kita tanpa sengaja menendang anak lain di taman, dengan terburu-buru kita memintakan maaf. Atau ketika kita tau tugas sekolahnya ketinggalan di rumah, tanpa diminta langsung kita antar ke sekolahnya. Padahal, untuk bisa menjadi manusia yang pandai menyelesaikan masalah, Si Kecil harus sering terlibat dalam sebuah masalah. Terlibat langsung melihat permasalahannya, menghadapi konsekuensi, merasakan nggak enaknya memiliki masalah yang berlarut, memecahkan masalah, sampai mencari solusi dari permasalahannya.

Yuk, rubah sudut pandang kita melihat Si Kecil yang sedang terlibat masalah. Justru saat mereka punya masalah, saat itu juga ia sedang belajar banyak hal. Merasa kecewa, melihat harapannya nggak sesuai kenyataan, dan melihat situasi yang nggak sesuai dengan espektasinya ini akan membuat jiwanya menjadi lebih kuat. Cukup dampingi, beri beberapa pilihan cara untuk menyederhanakan atau menyelesaikan masalahnya. Biar ia memilih sendiri cara mana yang akan dipakai. Dan yang terpenting biarkan Si Kecil menyelesaikan masalahnya sendiri tanpa harus selalu dibantu oleh orang lain. 

Tapi, jangan lupa juga ya Parents untuk mengajak Si Kecil melihat segala permasalahan dari sudut pandang syukur, agar ia nggak frustasi melihat hidup dengan segala problematikanya. Hal ini justru akan membuat mereka selalu tertawa bahagia melihat kehidupan dengan berbagai warna-warninya...

You are here: Home Parenting Ajari Si Kecil Hadapi Masalah