“Ma, Pa, Teroris Itu Apa, Sih?”

Siapa sih orang tua yang nggak kaget saat anak bertanya hal-hal yang nggak mudah dijelaskan? Saya juga sering kebingungan. Terkadang, kita ingin melindungi anak-anak dari berita-berita menyeramkan di televisi. Tapi, ternyata bisa jadi anak-anak mendengar dari tempat lain istilah-istilah atau cerita-cerita yang mungkin nggak kita bahas didepan mereka. Berita heboh seperti terorisme tentunya jadi bahan perbincangan di masyarakat. Awalnya mungkin cuek, tapi lama-lama anak pasti penasaran juga saat istilah teroris ini terdengar dimana-mana. 

Orang tua mungkin bingung dan kaget juga kalau tiba-tiba Si Kecil bertanya: “Ma, Pa, teroris itu apa, sih?”. Banyak orang tua yang ingin anaknya merasa aman dengan nggak membicarakan isu-isu yang menakutkan. Tapi, kalau mungkin  Si Kecil bertanya seperti itu, gunakan kesempatan emas ini untuk menjawab. Menurut saya sih, jawaban yang tepat adalah jawaban yang sederhana dan nggak bertele-tele, karena jawaban yang terlalu panjang kadang bisa membuat kita jadi masuk ke pembicaraan yang nggak perlu, dan belum tentu juga anak bisa mencernanya.

Nah, kalau Si Kecil, terutama balita yang bertanya tentang teroris, kita bisa menjawab dengan sederhana seperti: “Teroris itu orang jahat yang suka menyakiti orang lain, Nak.”. Boleh juga dilanjutkan untuk memotivasinya: “Tapi, untungnya banyak banget orang-orang baik yang membantu, ada pak polisi yang selalu bekerja keras untuk membantu kita supaya tetap aman.”

Untuk anak usia SD mungkin pembahasannya lebih njelimet, apalagi saatmelihat kejadian terorisme banyak korban yang berjatuhan. Tapi, kita sebagai orang tuanya adalah orang yang paling tepat untuk membahasnya bersama Si Kecil. “ Iya, memang ada orang jahat yang suka menyakiti orang lain. Orang jahat itu sebenarnya nggak banyak sih, tapi memang kejahatannya bisa sampai membuat banyak korban yang meninggal. Tapi, untungnya ada pak polisi ya yang nangkepin mereka supaya kita tetap aman. Ada dokter juga yang merawat orang-orang yang terluka.”. 

Buat saya sih, pelajarannya, kalau ada isu yang sedang heboh dibicarakan orang, berarti saya harus mulai menyiapkan jawaban yang tepat kalau suatu hari anak-anak ikut membahasnya di rumah. Yang terpenting, gunakan pengalaman ini untuk memberikan dukungan emosional yang bisa membuat anak-anak belajar bahwa memang terkadang ada situasi sulit yang harus kita hadapi. Dan kita pasti kuat, sekuat orang-orang baik yang selalu ada disekeliling kita.

You are here: Home Parenting “Ma, Pa, Teroris Itu Apa, Sih?”