Liburan Usai, Saatnya Kembali Sekolah!

Gimana liburannya kemarin? Pasti seru deh! Sebentar lagi, anak-anak mulai masuk sekolah lagi usai libur panjang yang bermula di akhir tahun kemarin. Setelah hampir sebulan merasakan nikmatnya bangun siang, akhirnya Si Kecil harus kembali menjalankan rutinitas bangun pagi. Jangankan Si Kecil, kita aja yang sudah tua begini pasti ngerasain gimana beratnya harus kembali ke rutinitas bangun pagi yang penuh tanggung jawab. Ya, kan?

Banyak orang tua mengeluh karena usai liburan kok rasanya mulai dari awal lagi menerapkan disiplin kepada anak dalam menjalankan rutinitas hariannya. Anak jadi rewel lagi deh ketika harus bangun di pagi hari. Minta dimandikan, padahal kemarin sudah bisa mandi sendiri. Kenapa pola seperti ini hampir selalu terjadi ketika liburan selesai? 

Sebenarnya sih, anak-anak adalah mahluk yang sangat mudah beradaptasi. Saat situasinya bisa dipergunakan untuk santai, dengan segera anak bersantai-santai. Saat situasinya menuntut dia untuk disiplin, anak juga akan disiplin, kok. Jadi, ketika liburan usai dan harus kembali ke rutinitas sebelumnya, sebenarnya anak-anak bisa langsung menyesuaikan diri tanpa berlama-lama beradaptasi. Hanya saja, kita sebagai orang tuanya yang merasa kasihan kepada anak-anak. Sehingga, kita membuat berbagai kelonggaran saat minggu pertama masuk sekolah.

Jadi, bukan anak yang sulit disiplin, tapi justru kita yang tanpa sadar memaklumi dan menyediakan diri untuk melayaninya. Karena minggu pertama masuk sekolah, kita bersedia memandikannya, memakaikan baju, bahkan menyuapinya saat sarapan. Hal ini ditangkap anak sebagai kesempatan untuk bisa bermalas-malasan. 

Kalau kita nggak mau hal itu terjadi, kita harus meyakini diri kita agar bisa kembali tegas menegakkan rutinitas disiplin harian usai liburan. Kalau saya, langsung saja bilang kepada anak-anak sehari sebelum masuk sekolah bahwa keesokan hari kita kembali bangun pagi, dan tak lupa kembali mengingatkan rutinitas apa yang biasanya mereka lakukan sehari-hari secara mandiri. Lalu, saya ingatkan bahwa mereka akan berangkat ke sekolah pukul 6.30. Buat yang belum siap akan langsung ditinggal.

Di rumah kami memang ada aturan bahwa kalau mereka bolos sekolah, maka seharian nggak bisa menikmati fasilitas rumah yang mereka suka (seperti nonton tv, main boneka, main lego, main PS, sampai makan makanan kesukaannya), jadi anak-anak pun akhirnya menganggap bolos sekolah adalah situasi yang nggak enak untuk mereka. Ditinggal berangkat karena terlalu lama melaksanakan rutinitas pagi jadi konsekwensi yang musti mereka hadapi. 

Gitu deh. Gimana? Sekarang pertanyaannnya jadi untuk kita nih. Sudah siap belum menghadapi rutinitas harian lagi usai liburan? 

You are here: Home Parenting Liburan Usai, Saatnya Kembali Sekolah!