parenting

Dampak Hukuman Orang Tua Pada Anak

Ketika anak melakukan kesalahan atau melakukan hal yang nggak disukai orang tua, biasanya orang tua marah dan memberikan hukuman pada anak. Kebanyakan sih maksud dan tujuan dari pemberian hukuman ini adalah supaya anak menyadari kesalahannya. Hukuman masih dianggap efektif untuk membuat anak kapok dan nggak mengulangi kesalahannya lagi. Tapi, ujung-ujungnya hukuman dilakukan karena orang tua ingin anak jadi nurut sama perintah dari orang tua.

Read more: Dampak Hukuman Orang Tua Pada Anak

Agar Anak Tidak Telat Bicara

Orang tua mana sih yang nggak panik kalau melihat anak batita lain dengan usia yang sama sudah  mulai bicara, tapi anaknya belum jug mengeluarkan sepatah kata pun. Belakangan ada seorang teman yang bertanya dengan raut wajah yang panik karena ia merasa anaknya telat bicara. Kalau Parents mengalami hal yang sama, langkah pertama tentunya konsultasikan langsung dengan dokter anak yang akan langsung mengecek kondisi anak kita. Namun, memang ada beberapa hal yang perlu kita ketahui bahwa kadang perilaku kita di rumah membuat anak batita merasa bingung untuk memahami dan akhirnya mengalami keterlambatan dalam berbicara. Coba simak beberapa tips penting di bawah ini ya, Parents!

Read more: Agar Anak Tidak Telat Bicara

Pola Asuh, Menantu Vs Mertua

Pasti banyak yang setuju deh kalau saya bilang: dalam sebuah pernikahan, salah satu cobaan terbesar adalah menjalin hubungan baik dengan mertua. Hehehe. Salah paham, perbedaan pendapat, sampai perbedaan pola asuh kerap kali ditemui dalam konflik hubungan mertua vs menantu. Mungkin yang terakhir saya sebutkan bisa dibilang memiliki catatan khusus untuk hampir semua keluarga. Kalimat yang paling sering saya dengar dari curhatan orang tua adalah, “Udah capek-capek anak diajarin disiplin setiap hari, begitu mertua dateng, hancuuuuur deh semuanya dalam sehari!!”. Hahaha! Siapa yang pernah curhat begitu juga?

Read more: Pola Asuh, Menantu Vs Mertua

Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Anak, Perlukah?

Sekolah sekarang memang agak berbeda dengan sekolah zaman dulu. Zaman saya SD, jam 12 siang sudah waktunya pulang sekolah, jadi setelah itu saya masih sempat main sepeda, pergi mengaji, les menari, les menyanyi dan melakukan banyak kegiatan lainnya. Belakangan ini, banyak oang tua yang mulai mempertanyakan apakah kegiatan ekstrakurikuler diluar jam sekolah memang diperlukan? Mengingat anak-anak baru sampai dirumah sekitar jam 3-5 sore, mereka hanya punya sedikit waktu untuk beristirahat dan mengerjakan PR. 

Read more: Kegiatan Ekstrakurikuler untuk Anak, Perlukah?

You are here: Home Parenting