Tetap Produktif Selama Bulan Suci Ramadhan

Bolehkah penderita anemia ikut menjalankan ibadah puasa? Saya yakin pertanyaan ini sudah menjadi pertanyaan wajib bagi Moms yang merupakan penderita anemia. Pertanyaan tersebut juga kerapkali muncul di benak saya sebagai salah satu wanita yang pernah mengalami anemia. Jawabannya, tentu bisa dong Moms. Namun, banyak hal yang harus Moms perhatikan sebelum akhirnya Moms memutuskan untuk menjalankan ibadah puasa.

Bulan suci Ramadhan terkadang memang menjadi sebuah tantangan sendiri bagi para penderita anemia, karena kita harus menahan rasa haus dan lapar di tengah aktivitas kita yang cukup padat. Padahal, makan tepat waktu dengan nutrisi yang cukup merupakan salah satu kunci utama untuk mencegah anemia. Tetapi seperti yang sudah saya ungkapkan sebelumnya, Moms tidak perlu khawatir untuk menjalankan ibadah puasa, meskipun Moms mengalami gejala anemia.

Moms harus memanfaatkan waktu sahur dan berbuka puasa sebaik mungkin untuk tetap dapat menjaga stamina dan konsumsi asupan bernutrisi. Salah satu hal penting yang harus Moms lakukan adalah perbanyak konsumsi makanan yang mengandung zat besi, vitamin, kalsium, dan mineral di saat bulan suci Ramadhan. Moms sangat membutuhkan zat-zat makanan tersebut agar Moms dapat terus mendapatkan asupan nutrisi yang Moms butuhkan.

Oleh karena itu, saya ingin mengingatkan Moms untuk jangan pernah melewatkan kedua jam makan tersebut. Moms harus tetap konsisten dalam menjaga waktu makan dan pola menu makanan yang akan Moms konsumsi setiap hari saat sahur maupun berbuka puasa. Jika Moms tidak mengatur waktu makan dan pola menu makanan Moms dengan baik, nantinya gejala anemia yang Moms alami tentu akan semakin buruk dan akan semakin merugikan diri Moms sendiri dan keluarga Moms tercinta.

Berbicara soal pola menu makanan, ada satu hal penting yang harus Moms ingat juga loh dalam menjalankan ibadah puasa. Agar penyerapan zat besi yang Moms konsumsi dapat menjadi lebih optimal, sebaiknya Moms menghindari mengkonsumsi teh, kopi, atau susu secara bersamaan saat akan mulai mengkonsumsi makanan yang mengandung zat besi.

Selain menjaga waktu makan dan pola menu makan, Moms juga harus tetap menjaga kebugaran tubuh Moms selama bulan suci Ramadhan. Lalu caranya bagaimana? Tentunya olahraga adalah jawaban yang paling tepat. Tapi Moms tidak perlu khawatir kalau Moms akan kehabisan tenaga karena harus berolahraga saat berpuasa. Moms kini dapat berolahraga santai tanpa harus menguras energi terlalu banyak kok J

Setiap pagi, sebelum memulai aktivitas Moms yang padat, Moms dapat meluangkan waktu kurang lebih hingga 30 menit untuk melakukan Senam Anemiaction. Senam ini sangat mudah dilakukan oleh siapa saja, kapan saja, dan di mana saja. Selain mudah dilakukan, senam Anemiaction tidak akan menguras energi Moms secara berlebihan. Sehingga Moms dapat tetap menjalankan ibadah puasa Moms dengan baik.

Mungkin Moms bertanya-tanya, apa itu Senam Anemiaction? Sebelumnya, saya juga pernah membahas mengenai Senam Anemiaction dan Moms bisa membaca cerita selengkapnya mengenai Senam Anemiaction di sini. Secara garis besar, Senam Anemiaction merupakan sebuah gerakan senam sederhana yang dapat mengurangi gejala-gejala anemia dan dapat membuat Moms merasa lebih segar dan produktif saat beraktivitas. Senam ini merupakan senam yang sangat pas untuk memulai hari-hari Moms.

Nah,sekarang Moms sudah tidak perlu khawatir lagi untuk menjalankan ibadah puasa. Dengan mengikuti tips-tips yang saya berikan, Moms tetap bisa menjalankan ibadah puasa meskipun Moms memiliki gejala anemia loh. Namun, jika Moms masih memiliki keraguan, tidak ada salahnya jika Moms berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu. 

Akhir kata, saya ingin mengucapkan Selamat Menjalankan Ibadah Puasa bagi para Moms yang menjalankan dan tetaplah menjadi wanita yang produktif selama bulan suci Ramadan.

You are here: Home Tips for Mom Tetap Produktif Selama Bulan Suci Ramadhan