parenting

Hindari membentak anak

Belakangan semakin banyak anjuran dari psikolog anak untuk orang tua agar tidak membentak anak. Saya setuju. Apalagi semakin jelas dampak negatif dari membentak anak.  Anak jadi kurang inisiatif karena takut salah, bahkan anak bisa menjadi anak yang suka memberontak. Apalagi kalau orang tua sering membentak anak didepan orang lain, ini akan membuat anak jadi kurang percaya diri. Bahkan ada pakar yang bilang bahwa sekali membentak anak, bisa membunuh lebih dari 1 milyar sel otak saat itu juga.

Walau saya tau banget deh, pada kenyataannya memang sulit untuk nggak membentak anak saat perilaku anak nggak sesuai dengan maunya kita. Apalagi disaat orang tua lagi capek-capeknya karena habis bekerja atau mengurus rumah seharian, dan tiba-tiba melihat perilaku anak yang mengecewakan, biasanya langsung refleks aja membentak. Bahkan untuk orang tua yang sudah menyadari bahwa membentak anak itu nggak baik, masih saja sulit mengontrol refleks membentak. Ya nggak papa, memang mengubah suatu kebiasaan perlu proses.

Read more: Hindari membentak anak

Kapan pisah kamar dengan anak?

Kali ini saya akan membahas tentang masalah klasik dirumah yang sepertinya pernah jadi kebingungan setiap orang tua. Kapan sih harus tidur terpisah dengan anak? Naaaah, masalah kapan ini jawabannya bisa beda-beda. Kenapa? Karena persoalan ingin berpisah kamar dengan anak ini tujuannya tiap orangtua bisa berbeda. Tapi yang paling banyak terjadi adalah keinginan orang tua untuk memulai anaknya belajar mandiri.

Sementara belajar mandiri nggak bisa dituntaskan hanya melalui tidur pisah kamar dengan orangtua. Kalau belajar mandiri bisa dituntaskan melalui tidur pisah kamar, kasihan dong keluarga yang nggak memiliki banyak kamar dirumahnya. Apakah artinya type keluarga yang kayak gini berpotensi gagal mengajarkan kemandirian pada anaknya? Tentu tidak. Karena belajar mandiri sesungguhnya lebih luas dari hanya sekedar pisah kamar dengan orang tua.

Read more: Kapan pisah kamar dengan anak?

Tenang Saat Anak Tantrum

Yang namanya udah jadi orang tua, pasti pernah deh menghadapi anak tantrum. Iya, saat-saat anak lagi suka marah-marah, nangis sampai lamaaaaaa banget nggak mau berhenti. Waktu Davina masih kecil, saya sering banget stress saat harus menghadapi situasai yang kayak begini. Mending kalau pas lagi dirumah, kalau pas lagi di mall itu rasanya semakin nggak karu-karuan.

Saya sering banget browsing di internet untuk cari cara menghadapi anak saat tantrum. Karena seringkali yang terjadi, sayanya malah ikutan tantrum, hahahhaaa… Karena frustasi, saya jadi gampang kepancing emosi. Yang ada anaknya malah saya marahin. Nggak puas marahin, saya hukum. Kalau nangisnya udah kelamaan, gemeeeeees deh rasanya pengen cubit!

Read more: Tenang Saat Anak Tantrum

Makan Sehat Itu Enak

Saya mau berbagi pengalaman saya dengan Raka. Raka adalah anak kedua saya yang saat ini berusia 5 tahun. Dia picky eater. Duuuuh susahnyaaaa negosiasi dengan Raka soal makan. Terutama soal mencoba makanan baru. Sampai akhirnya, seperti yang pernah saya share di web saya monaratuliu.com, akhirnya saya menemukan cara sukses membuat Raka bersedia makan dengan teratur dan juga mencoba makanan baru.

Setiap Raka mencoba makanan baru, saya selalu bilang sama Raka, “Coba dulu deh, kalo nggak suka nggak papa. Tapi banyak kok makanan yang enak. “. Berulang kali setiap mencoba makanan baru, selalu saya ucapkan mantra itu. Semua makanan enak. Kalau kamu coba, banyak makanan yang enak-enak. Sampai suatu hari saya akhirnya sadar bahwa ternyata, nggak semua makanan yang enak itu sehat.

Read more: Makan Sehat Itu Enak

You are here: Home Parenting