Agar sepakat dengan anak.

M

asih ingat cerita Raka yang susah makan? Pernah juga suatu hari, Raka akhirnya mau makan, dgn syarat dr dia, bahwa dia mau masak sendiri makanannya... Saat buat kesepakatan, saya bilang, kalo udah dimasak makanannya harus dimakan. Setelah telor selesai digoreng raka bilang, "Nanti aku makan telornya kalo udh malem aja…"... Dhuaaaaar!! Saya kaget luar biasa!!

  Teringat saya akan searing psikolog anak yang pernah bilang, “ Kalo mau buat kesepakatan dengan anak, harus SMART!”. 

Apa itu SMART? Specific, Measurable, Achievable, Realistic, (have a) Time Bond.

Soal contoh kesepakatan yang SMART :

SPECIFIC, artinya harus jelas. Misalnya "ntar mama beliin", itu gak jelas karena 'ntar' itu kapan? Lebih baik pakai : 'nanti, kalo kakak sudah selesaikan tugas kakak mengerjakan PR matematika sebelum jam 5sore, mama beliin es krim di Indomaret belakang rumah. Kalau setelah jam 5 sore, ya gak jadi, karena mama harus berangkat arisan'

MEASUREABLE, ukurannya harus jelas. Di contoh di atas, kata2 'kakak selesaikan tugas kakak mengerjakan PR matematika' adalah bentuk measurement-nya (ukurannya).

ACHIEVABLE, namanya kesepakatan, ya yg harus bisa dicapai, kalo enggak, namanya ancaman. DI contoh di atas, mengerjakan PR Matematika itu pastikan bisa dikerjakan oleh si kakak.

REALISTIC, nah ini yang suka bahaya. Kadang karena emang niatnya nolak keinginan anak, kita bikin kesepakatan yang gak realistis. Misalnya, 'ya udah nanti aja belinya kalo mama udah kaya' -- kaya itu yang kayak apa? abstrak banget kan? Di contoh di atas, masa beli es krim beneran kudu nunggu mama kaya?

TIME-BOND, harus jelas tuh kapan masa berlakunya. Di contoh di atas, berlaku hanya jika kakak selesaikan sebelum jam 5 sore, lewat dari itu, kesepakatan gak berlaku lagi.

Nah, dari kasus saya dan Raka diatas, jadi kacau gara-gara kesepakatan saya nggak 'SMART', raka lbh smart dr saya... hehehe… Terus terang saya kaget luar biasa, krn raka berhasil dpt celah, saya lupa melampirkan time-bond didlm kesepakatan kami... Hihihi pinter kan strateginya?

You are here: Home Parenting Agar sepakat dengan anak.